Sabtu, 23 Februari 2013
Menilai dari sisi positiv tionghua
KAMI datang dalam kemiskinan, anda sudah tiba sejak nenek moyang anda berada.
•KAMI duduk dibawah terik matahari menunggu dagangan kami, disaat anda meminta bagian anda utk uang “keamanan”
•KAMI menghitung saving dan expense keluarga kami, disaat anda menghitung apa yang bisa anda belanjakan dengan uang anda.
•KAMI berusaha mencari apa yang bisa kami jadikan uang, ketika anda sedang berusaha mencari apa yang bisa dijadikan barang.
•KAMI rela makan nasi 1 kali sehari demi masa depan, disaat anda menuntut makan 3 kali sehari.
••….40 TAHUN BERLALU….••
(*) KAMI menikmati apa yang telah kami perjuangkan, disaat anda berkata “China sialan, nguasain negara gueee”
(*) KAMI menikmati liburan setiap tahun ke luar negeri,disaat anda ribut akan kenaikan harga sembako.
(*) KAMI bersyukur atas hasil kerja keras kami disaat anda sedang mengutuk negeri ini.
(*) KAMI bercerita tentang bagaimana indahnya hidup ini, ketika anda bercerita tentang pahitnya hidup saat ini.
(*) KAMI berpikir makan apa besok, ketika anda berpikir apa besok makan.
(*) SAAT kami menikmati puncak kesuksesan, anda menyalahkan kami atas kemiskinan keluarga anda.
(*) SAAT kami masuk ke pintu ruang pabrik kami, anda datang meminta bagian atas apa yang telah kami perjuangkan
(*) KAMI tahu kami hanya numpang, tapi kami tahu bagaimana kami berjuang dalam kerasnya hidup menumpang.
(*) KAMI berusaha, uang bukan jatuh dari langit.
,,,Kini anda yg meratap mengapa negeri ini penuh dengan kami yang berada diatas…
(*) KAMI bukan sombong, kami bukan membenci anda, tapi kami ingin hidup seperti apa yang nenek moyang kami ajarkan,
!!!!!”JANGAN MEMINTA, TAPI BERUSAHA”!!!!
♥ KAMI berkorban untuk anak cucu kami, kami berjuang dari kemiskinan sampai kemakmuran,
♥ KAMI tdk meminta dengan gratis, kami membayar apa yang harus kami bayar,
Inilah kami orang Tionghua!!
yah saya sih sebagai salah satu penduduk negeri ini tidak menanggapi dengan isu SARA tetapi hanya mengambil sisi positivnya saja dengan tulisan ini. Semangat hidup yang luar biasa diterapkan orang-orang tionghua. Terus terang membuat malu diri saya sendiri yang hanya berdiam diri dirumah sambil menonton tv dengan santainya, sedangkan mereka diluar sana sedang berjuang terus menerus, merubah nasib hidup mereka yang lebih baik. Semangat saya yang murni anak bangsa, ternyata masih jauh dibawah mereka. Saya belajar dari tulisan ini. Semangat, sabar, kerja keras dan terus berusaha. bagaimana kalian anak bangsa?
Sabtu, 26 Januari 2013
Langganan:
Komentar (Atom)